Sejak Januari 2021, DMK menjalankan bisnis makanan ready-to-eat dan telah melewati 30.000+ pcs penjualan produk.
Kami Juga Mulai dari Kecil
DMK memulai Ikan Kayu Aceh dari dapur rumah. Open PO awal dijalankan dengan modal kurang lebih Rp500.000 untuk bahan dan thinwall, menggunakan alat yang sudah tersedia.
Tidak semuanya langsung lengkap. Seiring order dan masalah nyata mulai muncul, kami memperbaiki packaging → alat → HPP → QC → proses kerja → sistem sedikit demi sedikit.
Dan Tidak Semua Keputusan Kami Ternyata Tepat
Ada fase ketika kapasitas produksi sudah lebih besar, sementara demand belum cukup mengikuti. Pengalaman itu ikut membentuk cara berpikir yang sekarang menjadi dasar DMK: mulai kecil → uji → hitung → rapikan → baru besarkan.